Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Padang Lawas Utara
Provinsi Sumatera Utara melakukan kegiatan study banding di Kantor
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati Senin (21/5). Kegiatan study
banding yang dilakukan oleh Panwaslu Kabupaten Padang Lawas Utara ini
untuk mencari tahu proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di daerahnya
yang diikuti oleh 1 pasangan calon (Paslon).
“Kami datang ke KPU Pati karena menganggap proses Pilkada Pati yang
pernah dilakukan dengan 1 paslon dianggap sukses, sehingga kami ingin
tahu bagaimana cara sistem regulasi yang dilakukan,”Ungkap Ketua
Panwaslu Kabupaten Padang Lawas Utara Marakali Harahap, yang didampingi
komisioner Panwaslu Mus Mulyadi Siregar dan Panggabean usai melakukan
pertemuan dengan Komisioner KPU Pati Senin (21/5).
Menurutnya, Kontes pelaksanaan Pilkada yang akan digelar di Kabupaten
Padang Lawas Utara hanya diikuti 1 peserta Paslon, dan sebagai
institusi pengawasan melihat untuk sistem pengawasan yang dilakukan di
Kabupaten Pati ada kesamaan di setiap tahapan regulasi dengan
pelaksanaan Pilkada yang akan dilaksanakan di Kabupaten Padang Lawas
Utara.”Calon tunggal yang sudah ditetapkan di daerah kami hanya diikuti 1
paslon tunggal, dan pastinya untuk regulasi yang dilaksanakan sama
dengan Pilkada di Pati sebelumnya,”Jelas Marakali.
Sampai saat ini, Kata Dia, Dengan kondisi Pilkada yang hanya diikuti 1
Paslon, untuk partisipasi masyarakat menentukan hak pilihnya tidak
menurun, apalagi proses Pilkada 1 paslon ini baru pertama kali
dilaksanakan, sehingga masyarakat di Kabupaten Padang Lawas Utara ingin
tahu bagaimana sistem dan regulasi pelaksanaan Pilkada tersebut.
“Baru pertama kali disana dan masyarakat juga ingin tahu terhadap
regulasi 1 paslon, apabila ada peluang menurunnya partisipasi, itu
sebuah jawaban, dan sejauh ini untuk potensi partisipasi cukup sedikit,
hanya saja untuk mengantisipasi hal itu, langkah kita adalah melakukan
sosialisasi di setiap daerah,”Paparnya.
Meski begitu, Lanjut Dia, Pihaknya menginginkan agar hak partisipasi
untuk menentukan hak pilih masyarakat tidak menurun, karena selaku
panitia pengawas akan berupaya untuk saring dengan KPU di Kabupaten
Padang Lawas Utara, bagaimana upaya untuk meningkatkan pemilih yang
hanya diikuti oleh 1 paslon.
“Intinya yang mendasari kami datang kesini (Pati, red), untuk
menggali pelaksanaan Pilkada di Pati dengan 1 Paslon, dan disinkronkan
di daerah kami,”Tutupnya.
Sumber : fuad,whk jp
Tidak ada komentar:
Posting Komentar